oleh

Loloskan Ketua PKK Hj.Haslinar Sebagai Caleg, Indepedensi KPU Dumai Di Ragukan

Duai-infestigasi-Menjelang 10 hari lagi pencoblosan, masyarakat meragukan independensi KPU kota Dumai yang meloloskan Ketua PKK Kota Dumai Hj.Haslinar masuk dalam Daftar Calon Tetap Calon Anggota Legislatif dari Partai Nasdem Daerah Pemilihan 1 Dumai Kota.Hj.Haslinar merupakan istri Walikota Dumai Drs.H.Zulkifli,AS.

Sesuai PKPU nomor 20  tahun 2018 tentang pencalonan anggota dprd kabupaten/kota pasal 7 pada huruf n berbunyi bersedia untuk tidak merangkap jabatan sebagai pejabat negara lainnya,direksi,komisaris,dewan pengawas dan/atau karyawan pada badan usaha milik negara,bumd,bumdes atau badan lain yang anggarannya bersumber dari keuangan negara.

Seperti di ketahui, bahwa PKK kota Dumai mendapatkan alokasi dana setiap tahun dari APBD kota Dumai.Dengan menerima dana setiap tahun dari keuangan negara, seharusnya tanpa melampirkan surat pengunduran diri dari Ketua PKK Kota Dumai, Hj.Haslinar seyogyanya Tidak Masuk dalam DCT., sesuai perintah PKPU nomor 20 tahun 2018.

Di tambah lagi PKK kota Dumai mempunyai struktur ke bawah di tingkat kecamatan dan kelurahan. Karena Hj.Haslinar masih tetap menjabat Ketua PKK Kota Dumai, otomatis Ketua PKK kecamatan Dumai Kota yang di jabat istri camat Dumai kota dengan Ketua PKK di 5 kelurahan yang di jabat istri lurah masih taat kepada ketua PKK kota Dumai.

Berhembus berita di kalangan warung kopi, seluruh perangkat pemerintah kota Dumai, mulai dari camat dan lurah serta pejabat yang berdomisili di kecamatan dumai kota untuk dapat mencari suara kepada Hj.Haslinar yang mencalonkan diri sebagai  calon anggota legislatif dari Partai Nasdem Dapil 1 Dumai kota.Para camat dan lurah mulai mendekati ketua RT di kecamatan Dumai kota.untuk membantu mencari suara untuk Hj.Haslinar.

Bila Hj.Haslinar tidak dapat kursi untuk duduk di dprd kota Dumai, para lurah di kecamatan Dumai kota bakal di mutasi.Namun sebaliknya, bila HJ.Haslinar duduk di kursi dewan, para lurah dan camat akan di promosikan pada pelantikan pejabat usai Pemilu 2019.Hal ini perlu di lihat  kebenarannya setelah pemilu selesai.Masih ada waktu bagi bawaslu kota Dumai untuk menindak lanjuti perihal Hj.Haslinar merangkap jabatan sebagai ketua PKK kota Dumai dan caleg partai nasdem dapil 1 Dumai kota.(ricky)

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed