oleh

Satpol PP Lemah Hadapi Lia dan Adinda Salon

Dumai-infestigasi.com-Satuan Polisi Pamong Praja Kota Dumai lemah terhadap pemilik salon yang membuka usaha karaoke di jalan Merdeka menjadi tolak ukur kinerja kepala kantor dalam memberantas penyakit masyarakat.

2 dari 3 salon karaoke yang buka hingga pukul 6 pagi tadi sabtu (1/12/2018), Lia Salon dan Adinda Salon tetap menerima tamu untuk hiburan musik karaoke, sedangkan Shetia Salon tutup.

Di Lia Salon terlihat 1 kendaraan roda 4 dan 1 kendaraan roda 2 parkir di halaman salon, sedangkan di  Adinda Salon terlihat 2 mobil dan 3 kendaraan roda 2 parkir di halaman salon.Selain kendaraan roda 2 parkir di halaman salon, terdapat beberapa unit ranmor  di masukkan ke dalam salon..Di ke 2 salon ini terdengar dentuman musik cukup keras hingga ke jalan raya.Seperti di ketahui, instansi satuan polisi pamong praja kota Dumai punya seksi intelijen dan seksi operasi.

Seyogyanya, satuan polisi pamong praja menyita alat dan perlengkapan musik karaoke di salon, karena fungsi nya bukan untuk hiburan dan musik , hanya untuk salon.Penyalahgunaan  jam Ijin operasional salon hanya buka hingga pukul 22.00 Wib  atau 10 malam.Di duga kuat, oknum satuan polisi pamong praja kota Dumai bekerja sama dengan pemilik salon karaoke dan oknum mendapat upeti tiap bulan.

Kepala badan satuan polisi pamong praja kota Dumai H.R.Bambang Wardoyo,SH  ketika di konfirmasi  belum memberikan tanggapan terkait 2 salon di jalan merdeka buka hingga pukul 6 pagi, hingga berita di terbitkan(ricky)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed