oleh

Oknum Security PT.Banura di Duga Lakukan Pungli Terhadap Supir Truck CPO Wilmar

Dumai-infestigasi-Pungutan liar (pungli) yang di lakukan oleh oknum Security PT.Banura  terhadap supir truck CPO setiap hari terjadi di terminal barang Dumai. Supir Truck sebelum membongkar muatan cpo ke perusahaan Wilmar harus terlebih dahulu parkir di terminal barang.Di terminal barang, supir tidak mengetahui tujuan bongkar, karena dalam surat jalan dari perkebunan hanya tertulis nomor kontrak.

Untuk mengetahui tujuan bongkar muatan cpo hanya petugas yang di tunjuk oleh perusahaan Wilmar yaitu security PT.Banura.Seperti di ketahui Perusahaan pengamanan PT.Banura di tunjuk oleh Wilmar sebagai perusahaan pengamanan di wilayah kerja  Dumai.Dengan adanya peluang yang tidak di ketahui tujuan supir bongkar muatan, di manfaatkan oknum security PT Banura  untuk mengambil keuntungan dari supir.Terlihat Supir memberikan uang sebesar Rp.5.000 – Rp.10.000 hanya untuk mengambil dan mencatat antrian bongkar muatan di wilayah kerja wilmar area Dumai dan Pelintung.

Sehari di perkirakan mencapai 300 kendaraan Truck CPO dan Truck Inti serta Cangkang bongkar muatan di Wilmar.Jika 300 truck memberikan uang pungli masing-masing antara Rp.5.000 – Rp.10.000, namun ada juga yang memberi Rp.2.000, dan tidak ada yang tidak memberi uang, atau setiap mengambil surat jalan harus memberikan uang kepada oknum petugas security yang bertugas di loket.Uang yang di peroleh oknum security dari hasil pungutan liar (pungli) di duga mencapai Rp.1.500.000/hari. Angka sebesar itu sangat fantastis untuk suatu pungutan liar terhadap supir truck.

Konfirmasi kepada petugas security  Zul kamis (17/1/2019) di loket pengambilan surat jalan, petugas security mengatakan bahwa mereka bekerja pada PT. Banura.Uang yang di berikan supir bukan paksaan bang, besaran uang tidak di tentukan, uang itu untuk membeli pena, ungkap Zul.Tidak wajar untuk membeli pena seharga Rp.2000, oknum security mendapat uang pungutan liar (pungli) sehari Rp.1.500.000.(ricky)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed