Marak Pencurian Cabe Di Pasar Pagi

  • Bagikan

Dumai-Di tengah tingginya harga cabe di kota Dumai, menjadi incaran maling.Tidak tanggung-tanggung, cabe merah  yang di curi bukan ukuran kecil, melainkan per karung ukuran 50 kg.Hal ini di alami oleh Win, penjual sayuran di pasar pagi jalan Hasanuddin/Ombak tepatnya di depan ekspedisi Bintang Utara selasa (5/1/2021) pukul 05.00 WIB.

Barang sayuran dari Bukit Tinggi yang di kirim melalui truck  bongkar di jalan pulau payung, lalu di angkut oleh pengemudi kaisar dengan tujuan lapak pedagang pasar sesuai nama yang tertera dalam karung atau kotak berisi sayuran.Pengemudi kaisar meletakkan barang pesanan pedagang di tempat lapak berjualan.Karena pedagang kaki lima belum datang, di manfaatkan pencuri yang menggunakan  sepeda motor mencuri sekarung cabe ukuran 50 kg.Win yang melihat cabe sekarung miliknya tidak di tempat menanyakan kepada pengemudi kaisar, namun pengemudi mengatakan barang kiriman telah di antar ke tempat berjualan. Selisih waktu pencuri mengambil cabe dengan kedatangan pedagang hanya 10 menit.Win menderita kerugian Rp.2.500.000.

Dua pekan sebelumnya, pencurian cabe juga terjadi di jalan ombak yang berjarak 50 meter dari tempat Win berjualan.Sasaran pencuri cabe juga terjadi di pasar jalan M.H.Thamrin/ pasar Dock.Pedagang kaki lima yang menjadi korban pencurian cabe sekarung di antaranya, Reno, Rudi, Gina. Modus pencuri di subuh dini hari juga mengincar barang pedagang yang terletak di kendaraan bermotor.Kendati ada petugas parkir subuh hari di jalan ombak, pencuri mengambil barang dagangan jika terlihat petugas parkir dengan kata, ” Bang saya mengambil dagangan mamak ya’, ujar pencuri kepada petugas parkir.Begitu datang pedagang ke tempat parkir, barang dagangannya tidak ada.Jadi hati-hatilah bila anda memarkir kendaraan di manapun berada, jangan ada barang yang tertinggal di ranmor, karena jadi incaran pencuri.(rh)

 

 

  • Bagikan