oleh

Ketua Pokja Tunggal VC Terkesan Panik

Dumai-infestigasi-Ketua Pokja Tunggal LPSE kota Dumai tahun 2019 VC terkesan panik di beritakan.Setelah  berita terbit, VC mengadu ke sana-sini seperti  cacing kepanasan.Padahal ruang konfirmasi dan klarifikasi telah di sampaikan kepada VC melalui sambungan telepon selular sebanyak 10 kali dalam kurun waktu 3 jam dan sms sebanyak 2 kali, namun semua tidak di gubris  oleh VC.

Kejadian pemberitaan tentang VC yang keponakan kandung Hj.Haslinar yang merupakan istri Walikota Dumai Drs.H. Zulkifli AS,MSi terkait surat pernyataan yang di tanda tangani VC tanggal 28 Desember 2016  tentang janji dan dugaan gratifikasi senilai Rp.305 juta terhadap S.

Semenjak Walikota Dumai di jabat oleh Zulkifli,AS. kalangan kerabat mendapat jabatan yang empuk di pemko Dumai.VC yang menjabat kepala seksi pembangunan jalan dan jembatan Dinas pupr kota Dumai di tunjuk merangkap jabatan sebagai ketua pokja LPSE kota Dumai tahun 2016.Saat itu tidak pokja tunggal, lebih dari satu pokja.

Foto copy  isi surat pernyataan yang di tanda tangani VC terkait dugaan gratifikasi di serahkan oleh seseorang yang tidak di kenal pada senin siang (6/5/2019).Orang tersebut meletakkan dokumen dalam amplop besar bewarna kuning di depan pagar rumah.Orang tersebut mungkin melihat tidak ada kendaraan di rumah redaksi,  lalu meletakkan dokumen dekat pagar rumah.Dalam secarik kertas, orang tersebut hanya menulis 1 kata, Tuntaskan.

Mendapat bukti copy salinan surat pernyataan, terlebih dahulu redaksi menghubungi VC.Penyerahan dokumen oleh orang yang tidak di kenal ibarat langkah kanan, karena sehari sebelumnya ahad (5/5/2019), seseorang juga mengirim via WA nomor kontak VC 0823847908xx.Karena selama ini nomor kontak Vera selalu berganti-ganti dan susah di hubungi.Langkah kanan itu berlanjut, setelah orang yang berbeda rabu (8/5/2019) juga mengirim foto VC yang sedang menandatangani surat pernyataan.

Langkah Vera yang meminta kepada kekuatan lain untuk menyetop pemberitaan di pastikan sia-sia, karena media www.infestigasi.com tidak pernah takut memberitakan kasus-kasus dugaan korupsi.Hari ini foto copy salinan surat pernyataan, rekaman percakapan serta foto saat membuat dan menanda tangani  pernyataan akan di kirim ke Komisi Pemberantasan Korupsi di Jakarta, biarlah KPK bekerja.

Fungsi media hanya memberitakan, bukan menghukum kesalahan seseorang  apalagi meminta-minta proyek atau uang.Beberapa kasus dugaan korupsi di perusahaan dan pejabat di kota Dumai kerap di beritakan media ini, karena peran media sebagai 4 pilar Demokrasi di Indonesia.

Itulah ciri khas media online www.infestigasi.com.Kepuasan batin dalam menulis berita mengalahkan segala-galanya.(galung)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed