oleh

Depot Pemasaran Pertamina Pecat Supir Truk BBM Yang Singgah Di Penampungan Ilegal

Dumai-infestigasi-Untuk mendalami dan menuntaskan persoalan penampungan ilegal bbm di kota Dumai, dan sampai sejauh mana pengawasan Depot Pemasaran Pertamina di  Dumai, penulis mendatangi kantor Depot Pertamina jumat (12/4/2019).

Di pos Security Depot Pertamina, terlibat adu argumen karena pihak security yang berjumlah 4 orang melarang masuk menjumpai kepala depot pertamina untuk konfirmasi.Security menceritakan bahwa dahulu ada yang mengaku wartawan datang dan setelah di temukan dengan kepala depot, oknum wartawan tersebut minta uang.Redaksi menegaskan, bahwa wartawan jangan di samakan semua, lihat dulu siapa wartawannya.Bila perlu, oknum wartawan yang minta uang lapor saja ke kantor polisi , di depan itu ada kantor polsek dumai timur, ujar redaksi sembari menunjuk jari ke arah kantor polisi.Jadi bapak security jangan mudah percaya dan jangan takut, kalau ada oknum wartawan yang mengaku-ngaku dari wartawan polres, wartawan kodim,wartawan kejaksaan dan wartawan pengadilan  serta dari organisasi profesi wartawan manapun, kalau minta uang dan memeras laporkan saja ke kantor polisi.Wartawan itu ada kode etik jurnalistik, dan itu harus di pahami oleh seluruh wartawan, ujar redaksi kepada pihak security.

Mendengar penjelasan redaksi, akhirnya pihak security memanggil seorang pegawai depot pemasaran pertamina untuk bincang di pos security.Beberapa hal yang di tanyakan redaksi di jawab oleh pegawai, di antaranya ternyata banyak supir truk bbm yang di pecat bila ada laporan yang masuk.Ada juga pengangkutan bbm telah habis kontrak kerja, namun desain truk yang ada tulisan dan logo pertamina masih tertera di dinding tanki truk, yang mana seharusnya tidak ada dan harus terhapus.Serta ada juga, perusahaan dan pengangkutan bbm tidak punya DO namun bisa masukkan bbm ke pabrik-pabrik.

Dalam beberapa tahun terakhir ini,  GPS di pasang dalam mobil truk pengangkut BBM subsidi yang akan bongkar muatan di SPBU.Namun hal ini tidak efektif, karena watak dan karakter supir telah rusak.Pegawai Depot Pemasaran Pertamina memberi petunjuk, bila ada truk bbm yang dinding warna merah-putih, itu menandakan yang di angkut adalah bbm subsidi.Jika ketahuan singgah di penampungan bbm ilegal, catat plat nomor dan laporkan ke kami, akan di proses dan di pecat, ujar pegawai pertamina tersebut.(ricky)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed