oleh

Banggar DPRD Dumai Stempel Pemko Dumai ?

Infestigasi-dumai-Anggaran yang di ajukan Pemko Dumai terkait APBD Dumai tahun 2020 tanpa melalui evaluasi dan koreksi serta rasionalisasi oleh Badan Anggaran (hanggar) DPRD Dumai.Ironisnya, pokok-pokok pikiran anggota DPRD Dumai periode sebelumnya 2014-2019 tetap di akomodir dalam APBD Dumai 2020, dan di tambah pada APBD Perubahan 2019 tetap di masukkan pokok-pokok pikiran anggota dewan yang telah berhenti.

Harapan masyarakat Dumai, agar kiranya dengan wajah baru pimpinan DPRD Dumai saat ini periode 2019-2024, dapat membawa perubahan untuk pembangunan kota Dumai ternyata tidak ada perubahan.

Indikator ini sangat jelas, di mana Sekretaris DPRD Dumai Fridarson,SH belum di ajukan pergantian oleh pimpinan DPRD dan masih tetap di pertahankan.Tidak ada  satu prestasi yang dapat di banggakan dari Sekretaris Dewan Fridarson, misalnya masih “membatunya”  PNS di Sekretariat DPRD Dumai bahkan tidak pernah pindah ke instansi lain di Pemko Dumai di luar sekretariat DPRD Dumai.

Selanjutnya, seperti anggaran di sekretariat DPRD Dumai Tidak Pernah di rasionalisasi oleh Badan Perencanaan kota (bapeko) dumai bahkan oleh Badan Anggaran DPRD Dumai.Selain itu, anggaran makan minum, sewa tenda, honor kegiatan dan SPPD Anggota Dewan dan pegawai sekretariat anggaran sangat besar.

Pimpinan DPRD Dumai saat ini mungkin lupa bahwa saat ini Walikota Dumai Drs.H.Zulkifli,AS masih Tersangka KPK terkait dugaan menerima dan memberi gratifikasi.Penetapan tersangka Zulkifli,AS oleh KPK bukan tidak mungkin akan menyeret anggota Dewan sebelumnya, karena yang di lakukan penyidikan oleh KPK adalah Dana Alokasi Khusus (DAK) kota Dumai tahun 2017 dan 2018 serta 2019.

Ketua DPRD Dumai Agus Purwanto,ST ketika di konfirmasi jumat, 29 nopember 2019 terkait pembahasan APBD Dumai 2020 mengatakan, tidak ada pokok pikiran anggota dewan saat ini, karena anggaran telah tersusun yang di serahkan Pemko Dumai dan tidak ada pembahasan.Menurut Agus, APBD Dumai 2020 telah di tetapkan pada selasa, 26 nopember 2019.

Dengan kasus ini, seyogyanya Pimpinan  dan Banggar DPRD Dumai harus berani melakukan perubahan besar di tubuh Sekretariat DPRD Dumai dan melakukan rasionalisasi anggaran jangan berkutat pada mendapatkan pokok pikiran.Jika pimpinan DPRD Dumai tidak berani dan punya niat melakukan perubahan besar, apakah Banggar DPRD Dumai Stempel Pemerintah Kota Dumai ? (ricky)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed