Maraknya Permainan Mesin Gelper Di Kecamatan Bukit Kapur, Ini Klarifikasi Gb

Dumai- Hasil investigasi terkait maraknya permainan Gelper tanpa ijin usaha di Gurun Panjang, Rawa Pendek, Depan Komodo Kecamatan Bukit Kapur selama kurun waktu 3 bulan berjalan aman.Warung yang lama tetap di pakai untuk permainan game kendati sempat tutup selama beberapa bulan.

Di warung Pu Kelurahan Gurun Panjang, seseorang mendekati penulis dan menyebut di awal nama pemilik Gelper inisial Gb. Mendengar nama Gb, penulis menanyakan kembali Gb yang mana jangan asal sebut nama Gb. Dengan tegas orang tersebut menyebut nama Gb Po… Kemudian, penulis meminta orang tersebut untuk di konfirmasi ulang dan orang yang di awal nama Gb dan Gb Po.. berubah berkata dan menyebut nama orang lain yang tidak pernah di dengar kalangan media. Penulis menduga inisial Gb berada di belakang layar dengan memunculkan nama orang lain agar tidak  di sorot media.

Dampak pemberitaan yang meluas, mantan Bos Gelper pinggiran Inisial Gb yang merasa namanya di tulis merasa Tidak terlibat dalam kegiatan mesin ketangkasan Gelper tanpa ijin usaha. Melalui telepon selular mantan pekerjanya sewaktu membuka usaha Gelper di kawasan pinggiran Jumat (3/7/2026)  melalui video call, Gb membuat klarifikasi dan membantah terlibat kegiatan usaha Gelper di Bukit Kapur. “Itu jual-jual nama saya saja orang yang buka kegiatan Gelper, saya sekarang fokus kegiatan excavator dan Tidak ada lagi kegiatan Gelper”, tegas Gb.

Agar terang benderang siapa pemasok mesin Gelper di Kecamatan Bukit Kapur, alangkah baiknya, di angkut dan di bawa mesin Gelper ke Kantor Polisi.