Dumai  

PPDB SMKN 5 Dumai Berjalan Lancar

Dumai-Proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) hingga pendaftaran ulang di SMKN 5 Dumai, senin (11/7/2022) berjalan sukses dan lancar. Kepala Sekolah SMKN 5 Poyong S.Pd menjelaskan tidak ada kendala dalam penerimaan siswa baru.

Aktivis pendidikan Riau, Erwin Sitompul S.Pd mengapresiasi pihak sekolah yang sukses melaksanakan PPDB dengan transparan dan akuntabel.Menurutnya peluang peserta didik untuk mendapatkan tempat pendidikan yang terbaik harus di berikan karena itu hak sebagai warga negara Indonesia.

“Kita apresiasi penerimaan PPDB di SMK N 5 Dumai sudah sukses di laksanakan dengan lancar. Harapan saya anak-anak didik yang berhasil masuk ke sekolah ini dapat bersaing membuktikan kualitas mereka hingga dapat mengharumkan nama baik sekolah dan Kota Dumai di tingkat Provinsi Riau nantinya,” ujar Erwin.

Sebanyak 352 orang siswa SMKN 5  Dumai yang baru masuk di tahun ajaran baru 2022/2023 terlihat antusias memasuki halaman sekolah senin (11/7/2022).Ratusan siswa baru terlihat melakukan apel perdana di lapangan upacara.Kepala Sekolah SMKN 5 H.Poyong  mengatakan jumlah siswa yang di terima di SMKN 5 tahun ajaran baru 2022/2023 sebanyak 352 siswa.

Seperti di ketahui, keberadaan SMKN 5 jalan Gatot Subroto Kelurahan Mekar Sari Kecamatan Dumai Selatan cukup di minati masyarakat sekitar lingkungan sekolah.Siswa didik baru berasal dari kelurahan terdekat seperti Bukit Timah dan Mekar Sari, Bagan Keladi, Bagan Besar, Ratu Sima dan Purnama.Selain itu,  siswa juga ada yang berasal dari perbatasan Kabupaten Rokan Hilir.

Pelaksana Tugas (Plt) Kadisdik Provinsi Riau Job Kurniawan ketika di konfirmasi melalui WA terkait minimnya daya tampung Sekolah Menengah Atas Negeri  dan tidak ada gedung sekolah baru di pusat kota Dumai seperti di Kecamatan Dumai Kota hanya menjawab singkat, ” kami akan pelajari keadaan ini”, ujarnya.

Seperti di ketahui bahwa orang tua di Kota Dumai selalu mengeluhkan penerimaan siswa menuju sekolah menengah atas milik pemerintah atau negeri di kota Dumai karena terbatasnya daya tampung murid.Selama kurun waktu 15 tahun ini, tidak ada pembangunan gedung sekolah tingkat sekolah menengah atas di kota Dumai. Sedangkan setiap tahun jumlah penduduk bertambah dan minat masuk ke sekolah negeri lebih besar di banding ke sekolah swasta.(rh)