Dumai  

Anton Di Duga Buat Kisruh Dinas Perhubungan Dumai

Dumai-infestigasi-Sesuatu yang memalukan pagi ini senin, 17 juni 2019 terjadi di kantor dinas perhubungan kota Dumai.Meja dan kursi bendahara pengeluaran dinas perhubungan kota Dumai ES terlihat di angkat keluar oleh PNS dari ruang kerja.

Informasi yang di peroleh, Anton yang menjabat kabid lalu lintas dinas perhubungan pemerintah kota Dumai membuat sensasi dengan cara  di duga membuat kisruh menyuruh Is seksi aset dishub untuk mengangkat meja dan kursi bendahara pengeluaran dinas perhubungan kota Dumai ES dan meletakkan meja dan kursi di luar kantor.

Pegawai dishub, PNS dan honorer semua terlihat keluar kantor dan berkumpul menyaksikan meja dan kursi serta tumpukan kertas di atas meja bendahara di biarkan di halaman kantor.Turut menyaksikan kejadian meja bendahara dishub di angkat dan di letakkan di luar kantor adalah Sekretaris Dinas Perhubungan kota Dumai Marjohan.Selaku pejabat nomor 2 di dinas perhubungan pemko Dumai, Marjohan seolah mendukung prilaku bawahannya, tanpa ada usaha melarang, bahkan ketika  awak media datang ke lokasi, Marjohan terlihat pergi meninggalkan kantor dan di ikuti pegawai lainnya.Apakah Marjohan dalang semua kejadian ini ?

Anton dan Ishak juga membuat tulisan dengan kata yang tendensius dan menyudutkan bendahara ES.Seolah ES yang patut  di persalahkan, sedangkan Anton dan Is seolah PNS yang bersih di dinas perhubungan Dumai.Anton ketika di konfirmasi malam ini ke nomor telepon selular miliknya 08117509580 terkait yang mengangkat meja dan kursi bendahara dishub ke luar ruangan dan membuat tulisan tidak menjawab konfirmasi yang di ajukan.Sementara Is belum dapat di konfirmasi.

Melihat peristiwa pembangkangan para kasi,kabid dan sekretaris dinas perhubungan pemko Dumai, penulis konfirmasi kepada kepala dinas perhubungan Asnar.Permasalahan tersebut selesai hari ini, mohon jangan di muat beritanya. ujar Asnar.

Bendahara ES ketika di konfirmasi melalui telepon selular, sambil terisak menangis mengatakan tidak tahu permasalahan yang terjadi.Dirinya mengaku, administrasi tagihan gaji ke 13 telah sampai di  Bank Riau beberapa hari lalu..Hanya hari ini, karena ada halangan, anggota keluarga sakit, dirinya tidak dapat hadir di kantor.

“Tidak ada satupun atasannya, dari kasi, kabid, sekretaris mempertanyakan dan menelepon perihal tagihan hari ini.Hanya menunggu kadis untuk tanda tangan pencairan uang, kalau dari sisi administrasi semua telah selesai di kerjakan “, ujar ES.(inf)